HomeJawa Tengah99 Persen Masyarakat Trembul Bersyukur Atas Program PTSL 

99 Persen Masyarakat Trembul Bersyukur Atas Program PTSL 

Jawa Tengah Nasional News Pemerintahan Peristiwa Politik Suara Warga 0 0 likes 2.8K views share

KabarBlora.com – Kekisruhan dalam beberapa hari terakhir di Desa Trembulrejo Kecamatan Ngawen terkait Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2018 mendapat tanggapan dari masyarakat setempat yang mengikuti program tersebut. Masyarakat menilai bahwa program tersebut bermanfaat bagi masyarakat desa dan sudah disosialisasikan oleh Kepala Desa beserta perangkatnya.
“Riyin nggih sampun diumumake ting balai desa sedaya. Niku riyin nek mboten klentu tanggal 23 Januari 2018. Nek saumpami njenengan badhe ndamel nggih monggo. Didugeni RT/RW, lembaga, tokoh masyarakat lan warga. Niki wonten program pensertifikatan massal. (Dulu ya sudah diumumkan di balai desa semua. Itu dulu kalau tidak salah tanggal 23 Januari 2018. Kalau seumpama warga mau buat ya silahkan. Dihadiri RT/RW, lembaga, tokoh masyarakat dan warga. Ini ada program pensertifikatan massal,” ujar Masruh (60) Ketua RT 01/RW 03 Trembul Tengah Desa Trembulrejo saat dikonfirmasi oleh wartawan, Minggu (28/10) siang.
Rasa syukur karena ada kemudahan dalam proses pensertifikatan tanah juga diungkapkan oleh Pasimin (60), warga yang juga turut mengajukan permohonan 3 buah sertifikat di tahun 2018 ini.
“Kula niku nek iyo-iyo, nek ora-ora. Kulo niku mboten saged boso. Wonten program niki kula sokur alhamdulillah (Saya itu kalau iya (ya akan berkata) iya, kalau tidak ya (berkata) tidak. Saya itu tidak bisa berbahasa (krama halus). Ada program (PTSL) ini saya mengucap syukur alhamdulillah,” kata Pasimin (60) warga RT 03/ RW 06 Trembul Kulon.
Terpisah, sewaktu dihubungi wartawan, Kades Trembulrejo Ahmad Sucipto mengatakan bahwa ada indikasi kesemrawutan yang terjadi di Desa Trembulrejo belakangan ini dikarenakan unsur politik tingkat desa menjelang Pilkades 2019.
“Unsur politik itu, Mas. Kalau warganya saya ya mendukung sekali, karena ingin mendapat sertifikat karena pengurusannya gampang,” jelas Kades.
Hal senada juga disampaikan oleh Kaur Umum Desa Trembulrejo Arif Rahmat bahwa persentase masyarakat yang mendukung program pensertifikatan tanah PTSL di Desa Trembulrejo Kecamatan Ngawen hampir menyeluruh yaitu sekitar 99 persen.
“Kalau kita voting, ada sekitar 99 persen yang mendukung program pensertifikatan ini. Rata-rata yang mengurus sertifikat adalah masyarakat kecil. Sebetulnya kalau di desa Trembulrejo sendiri, terkait dengan program ini tidak ada permasalahan,” terang orang yang pernah menjadi Bayan ini.
Menurutnya, karena kepentingan tertentu, ada beberapa orang yang tidak senang melihat keberhasilan kepemimpinan Kepala Desa Sucipto.
Arif mengungkapkan bahwa hal tersebut menyebabkan dalam beberapa waktu belakangan ini dirinya menjadi tidak konsentrasi saat bekerja di kantor desa. Baginya selaku perangkat desa, kalau ada masukan silahkan dikomunikasikan yang baik ke pihak desa.
“Sebaiknya mari kita sama-sama membangun desa. Saya prihatin melihat situasi yang ada di desa. Kita sudah memberikan pelayanan sebaiknya, mohon jangan dicari-cari kesalahannya. Tidak ada orang yang sempurna. Sak apik-apike pemerintahan ya pasti ada kekurangannya (Sebaik-baiknya pemerintahan pasti ya ada kekurangannya),” jelasnya.
Di akhir wawancara dengan wartawan dirinya mengucap parikan (pantun Jawa) untuk mengingatkan bahwa sebaiknya berbuat sesuatu jangan kelewatan.
“Sego liwet weton Surokarto, mbok yo ojo banget-banget kabeh iku konco (Nasi liwet dari Surakarta, jangan keterlaluan sebab semua itu teman),” pungkasnya. (*)