HomeEkonomi BisnisAndi Pemenang Diplomat Success Challenge Ingin Menjadikan Blora Sebagai Sentra Cabai

Andi Pemenang Diplomat Success Challenge Ingin Menjadikan Blora Sebagai Sentra Cabai

Ekonomi Bisnis Sosial Tokoh 0 4 likes 2.1K views share

Kabarblora.com – Andi Restu Wibowo seorang pemuda asli Blora yang bercita- cita mengangkat kota Blora sebagai sentra cabai. Bukan hanya sebagai sentra, namun Dia juga berharap dapat menjadikan Blora sebagai agrowisata petik cabai.

Andi merupakan seorang entepreneur muda yang usianya masih 29 tahun. Ia terjun di usaha pupuk pertanian dan kini dipercaya Indofood untuk mengerjakan sebuah proyek cabai di Blora. Sebelumnya di tahun 2012, Andi pernah menjadi pemenang dan memperoleh hadiah 500 juta dari kompetisi Diplomat Success Challenge dengan ide bisnis kopra dan asap cair dengan stimulan proses, yang diselenggarakan oleh Wismilak Group. Andi sendiri merupakan alumni Teknik Kimia Universitas Diponegoro.

Pantauan kabarblora.com saat datang di Desa Kemiri Kecamatan Jepon (30/11/2017), melihat di lokasi yang sedang padat aktivitas pertanian cabai adalah bentuk bukti nyata Kecamatan Jepon masih bisa dikatakan sebagai daerah sentra cabai Blora. Sebelumnya TUGU LOMBOK yang keberadaannya dulu di perempatan dekat pasar Jepon sudah dihancurkan (di gempur).

Andi memiliki alasan mengapa Jepon termasuk bagian yang ia pilih sebagai lokasi proyek budidaya cabai.

“Saya berkeinginan membuat rumah cabai, agar Kabupaten Blora ada kenangan khasnya. Seperti kota brambang yg didapat di Kabupaten brebes, seperti negeri tembakau yg didapat Kabupaten Temanggung. Jadi wisatawan ataupun orang kedinasan jika datang dan berkunjung ke Kabupaten Blora akan membawa cabai sebagai oleh – oleh khas Kabupaten”. Ucap Andi restu wibowo

Selain itu Andi berharap Kedepannya akan mengembangkan agrowisata petik cabai di Blora. Ia juga menambahkan dalam konteks budidaya cabai di Kabupaten Blora, ia ingin menerapkan teknologi tanam cabai yg bebas dari penyakit momok cabai yaitu penyakit patek, dan saat ini masih di tahap edukasi terus – menerus kepada para petani binaannya. (Ahmad)

Facebook Comments