HomeInfo KampusBasis Warganet adakan Dialog Interaktif Bersama Mahasiswa STAI KHOZIN

Basis Warganet adakan Dialog Interaktif Bersama Mahasiswa STAI KHOZIN

Info Kampus 0 1 likes 652 views share

kabarblora.com – Mendekati pelaksanaan Pemilu serentak yang sudah pada di H-49 sejak KPU Pusat menetapkan tanggal pemungutan suara Pemilu Tahun 2019 pada 17 April 2019 mendatang.

Hiruk pikuk perhelatan Pesta Demokrasi 5 tahunan ini sudah mulai terasa mulai awal tahun 2019.

Masa kampanye yang dimulai sejak September 2018 lalu, semakin mewarnai pengetahuan masyarakat akan keikutsertaan dalam kontestasi politik.

Basis Warganet (netizen) yang diberi tugas khusus untuk mensosialisasikan pemilu dengan menyisir para pengguna media sosial, diantaranya pengguna facebook, instagram, twitter, dan youtuber sesekali mengadakan Dialog Interaktif bersama mahasiswa STAI Khozinatul Ulum yang bertemakan “Pentingnya Memilih untuk Masa Depan Bangsa” bertempat di Aula Rektorat Kampus Lt. 1 pada Selasa, 26 Februari 2019.

Hanya dalam Dialog Interaktif ketua KPU Blora Hamdun, Dosen, Mahasiswa, dan semua anggota basis warganet diantaranya Lisa, Tini, Anas, Ali, dan Sajudin.

Kegiatan yang dikonsep dengan Dialog Interaktif dengan model Panel mengundang Moh. Hamdun (Ketua KPU Blora) dan Moh. Sajudin (Relasi Warganet) sebagai Narasumber dalam kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Hamdun mengatakan bahwa Pemilu merupakan pesta demokrasi yang benar-benar dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

“Pemilu adalah satu-satunya kegiatan demokrasi yang menyetarakan semua golongan maupun level. Baik itu pejabat, rakyat, dan mahasiswa mempunyai hak yang sama dan punya nilai suara yang sama pula,” ujar hamdun.

One man, one vote, one value. Satu suara ini sangat menetukan, selisih satu angka saja bisa menentukan siapa yang menang atau kalah dalam Pesta demokrasi.

Sajudin selaku anggota Relasi dari basis warganet juga menyampaikan terkait tahapan pelaksanaan pemilu dan cara mencoblos yang benar.

“Mahasiswa harus tahu dan benar-benar paham tentang bagaimana cara menggunakan hak pilihnya. Karena nanti kalian akan mendapatkan 5 kartu suara saat mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yaitu surat suara Pemilihan Calon Anggota DPRD Kab/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI dan Surat suara Pasangan Capres Cawapres,” Tandas Sajudin.

Harapannya, mahasiswa sebagai Agent of Change tidak golput (golongan putih/ tidak menggunakan hak suaranya) bahkan ikut berpartisipasi aktif dalam mengampanyekan gerakan ayo memilih dan NO politik uang.

“Besar harapan kami sebagai relasi kabupaten Blora kepada mahasiswa jangan sampai golput, karena pemilu kali ini akan menentukan siapa wakil kita dalam mengemban amanah selama 5 tahun mendatang.” Pungkas Sajudin. (*)

Facebook Comments