HomePeristiwaDiduga Hanyut di Sungai, Kasmiran Belum Ditemukan

Diduga Hanyut di Sungai, Kasmiran Belum Ditemukan

Peristiwa 0 0 likes 866 views share

Kasmiran warga Desa Plumbon, Ngawen, Blora dikabarkan hanyut Kamis (14/12) di Sungai Lusi. Pencarian dilakukan sejak pagi Jum’at (15/12) sampai lebih dari pukul 17.00 WIB dan dihentikan namun belum ditemukan.

Berdasarkan informasi dari anggota Koramil 12 Ngawen Kopda Solihin, sebelumnya ada laporan dari Miftah (50) perangkat desa, yang menyaksikan korban hendak menyeberang sungai menuju ladang. Hingga malam hari, korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Diduga kuat, korban hanyut di Kali Lusi. Miftah segera melaporkan kejadian ini kepada Kades Plumbon Suyono dan diteruskan ke Polsek dan Koramil Ngawen.

Sementara itu menurut salah satu tim Tagana, Budi Setiawan, kejadian tersebut berawal dari Kasmiran yang akan ke sawahnya menyeberangi sungai Plumbon, namun nasib buruk terjadi, “Sekira pukul 10 pagi Jumat (15/12) korban berniat menuju ke sawahnya di seberang sungai menggunakan pelepah pisang. Diduga pelepah pisangnya tidak kuat menahan beban, akibatnya korban hanyut dan tenggelam,” ungkapnya.

Ciri – ciri Korban Kasmiran yang diduga hanyut:

  • Tinggi badan 160 cm
  • Berat sekitar 54 kg
  • Kulit sawo matang
  • Rambut hitam lurus
  • Terakhir menggunakan celana hitam
  • Baju biru (digunakan sebagai ikat kepala)

Sampai Jum’at sore sekitar pukul 17.00 WIB, korban masih belum bisa ditemukan dan pencarian dihentikan. Pencarian korban akan dilanjutkan hari ini Sabtu (16/12). Pencarian korban dilaksanakan oleh relawan gabungan yang terdiri atas, BPBD Blora dipimpin langsung Kalak BPBD Sri Rahayu, Bagana (Banser Tanggap Bencana) Blora, anggota Koramil 12 Ngawen, anggota Polsek Ngawen, Kades Plumbon Suyono bersama sejumlah perangkat dan warga desa setempat.

Facebook Comments