HomePolitikDuel Kader PDI Perjuangan Versus Istri Bupati Blora di Pilkada 2020

Duel Kader PDI Perjuangan Versus Istri Bupati Blora di Pilkada 2020

Politik 0 0 likes 855 views share

kabarblora.com – Dwi Astutiningsih dan Riza Yudha Prasetia (Asri) resmi mendaftar ke KPUD Blora menjadi pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Blora di hari terakhir pendaftaran, Minggu (6/9/2020). Mereka adalah kader murni PDI Perjuangan yang akan berduel dengan istri Bupati Blora dalam Pilkada 2020.

Tak hanya itu, bahkan dengan relawan setia Asri yang dikenal dengan “Banteng Ketaton” juga siap berduel dengan Arief Rohman (Politisi tulen PKB)-Tri Yuli Setyowati (Kader PDI Perjuangan) yang direkomendasi khusus oleh PDI Perjuangan meski tanpa melakukan tahapan pendaftaran sebelumnya.

“Jangan macam-macam dengan banteng yang sakit hati,” sebut Riza Yudha saat berdiri dengan relawan-relawannya di depan pintu gerbang KPUD Blora, seusai pasangan Asri mendaftar dan dinyatakan sah.

Menurut Riza Yudha, bergeloranya relawan banteng ketaton yang berdatangan dan mengawalnya itu sudah ada sejak awal dirinya masih mendaftarkan Balon Bupati Blora melalui PDI Perjuangan.

“Saya dulu mendaftar PDI Perjuangan, dan relawan-relawan banteng ketaton itulah yang sudah ngikut saya selama setahun,” katanya.

Asri maju diusung oleh partai Demokrat (3 kursi), Golkar (5 kursi) dan Hanura (2 kursi). Kemudian pasangan asri mendapat dukungan dari partai Berkarya (non kursi) dan PSI (non kursi).

“Semua banyak yang tahu, saya dan bu tutik adalah kader PDI Perjuangan. Bu tutik itu juga anggota fraksi PDI Perjuangan yang sudah mengundurkan diri. Sekarang di partai Demokrat,” kata Riza Yudha.

Pilkada Blora 2020 muncul nama 3 balon Bupati dan Wakil Bupati Blora, yaitu Umi Kulsum- Agus Sugianto (Umat). Kemudian Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati (Artys). Serta Dwi Astutiningsih-Riza Yudha Prasetia.

Sebagai Balon yang muncul dari poros tengah, Riza Yudha menjelaskan bahwa kedua Balon yang hadir dalam Pilkada 2020 adalah incumbent atau petahana.

“Arief Rohman itu wakil Bupati Blora. Sedangkan Umi Kulsum merupakan istri Bupati Blora yang sudah menjabat dua periode. Keduanya sama-sama incumbent,” katanya.

Meski demikian, pasangan Asri tetap menunjukkan optimisnya untuk bisa memenangkan Pilkada yang akan digelar secara serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Mungkin ini adalah pasangan yang paling telat, dari rekomendasi juga paling telat, bahkan kita daftar juga hari terakhir. Tetapi insyaalloh inilah pasangan yang paling tepat,” Pungkas Riza Yudha dalam orasinya.

Disisi lain, Anggota KPUD Blora, Ahmad Husein mengatakan, semua balon Bupati dan Wakil Bupati Blora yang telah mendaftar, hasil swab test nya negatif. Dia bilang, mulai besuk tahapannya para balon harus sudah di Solo.

“Karena tanggal 8 September 2020 pagi pukul 07.00 WIB, balon sudah mengikuti pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani serta bebas narkoba di RS dr Moewardi Solo,” katanya.

Terpisah, saat para pendukung atau para partai pengusung balon pasangan Asri seperti Demokrat maupun Golkar saat dikonfirmasi menyatakan, akan totalitas untuk memenangkan pasangan Asri.

“Tentu kita akan totalitas untuk memenangkan Asri,” kata Bambang Susilo selaku ketua Demokrat Kabupaten Blora.

“Ini akan kami rapatkan. Kami pastikan partai Golkar solid,” ungkap Padmasari Mestika Jati selaku anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah saat datang ke KPUD Blora dengan didampingi Ketua Golkar Kabupaten Blora, Siswanto.

Facebook Comments