HomeEkonomi BisnisFestival Durian Lokal dan Bazar Buah Digelar di Pasar BLOK S Blora

Festival Durian Lokal dan Bazar Buah Digelar di Pasar BLOK S Blora

Ekonomi Bisnis News 3 3 likes share

Kabid Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pujiariyanto memberikan informasi terkait kegiatan festival yang akan diselenggarakan Selasa, 20 Februari 2018 (Foto : tim kabarblora.com)

kabarblora.com – Dalam rangka mengenalkan hasil pertanian dan Perkebunan lokal, Dinas Pertanian Blora hari Selasa tanggal 20 Februari 2018 menyelenggarakan Festival Durian Lokal dan Bazar buah di Blok S Desa Seso Kecamatan Jepon Kabupaten Blora.

Pasar Blok S, terletak di Jl. Raya Blora Cepu di Desa Seso  Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, Terdiri dari 2 Bagian Sebelah Selatan Jalan, Blok S 1 Pembangunan pasar yang ditempati akhir tahun 2016. Sebelah Utara, Blok S II Pembangunannya selesai di Akhir tahun 2017 dan mulai pula ditempati.

Pasar Rakyat Blok S pertama kalinya diselenggarakan  Festival hasil pertanian dan perkebunan lokal oleh Pemkab Blora di awal tahun ini dengan menampilkan hasil pertanian Kabupaten Blora yang kiranya perlu masyarakat secara garis besarnya mengetahui dan perlu menikmati hasil khas buah Blora.

Dalam penyelenggaraan Festival yang akan di adakan besuk pagi, Kabid Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pujiariyanto, S. Hut. M. Eng. menyampaikan beberapa hal terkait Informasi yang akan diselenggarakan.

“Festival besuk acara di Blok S bagian dari pengenalan potensi buah hortikultura kepada masyarakat Kabupaten Blora. Di acara besuk, pedagang mendapatkan multi player efeknya. Kami harap pengunjung ada yang beli minum dan lain – lain.” ungkapnya.

Ia juga menambahkan,“Diacara festival yang diselenggarakan besuk, kami ingin mendapatkan 3 Juara yang akan kami tampilkan di Festival Buah tingkat Jawa Tengah.” imbuhnya

Pradikta Photo salah satu pedagang yang menempati Blok S Juga menyampaikan “Festival ini diawali baru pertama kali di blok S, mungkin ini di pandang tepat agar masyarakat umum juga mengetahui adanya lokasi aktivitas pasar blok S yang 1 tahun lebih berjalan secara umum masih sepi pendatang. Secara garis besarnya masyarakat Kabupaten Blora lebih mengenal lokasi pasar di wilayah lain dan lebih sering mengetahui adanya festival yang kerap kali di selenggarakan di tempat di wilayah pembangunan pasar Blora lain juga”. Ungkapnya.

Pradikta Photo juga menambahkan, “Sayangnya cuman sehari acaranya, padahal ini adalah moment bagus jika pasar Blok S di gunakan untuk tempat seperti Festival. Dan saya ketahui Pagelarannya hanya sebelah selatan, padahal untuk halaman pasar Blok S Lokasi paling luas saya ketahui adalah sebelah utara. Daripada hanya sebatas di pakai tempat parkiran, mengapa hanya sebelah selatan dan utara yang lebih luas halamannya malah tidak dipakai.” Tuturnya kepada kabarblora.com.

Kegiatan semacam ini masih menjadi peristiwa baru sehingga upaya sosialisasi harus sangat maksimal untuk menyentuh seluas mungkin lapisan masyarakat. Apalagi ada dua misi yang diemban oleh kegiatan ini, yaitu mengenalkan durian lokal dan mungkin produk buah lokal Blora lainnya sebagai agenda tahunan.  Dan yang paling penting untuk memberdayakan PASAR Blok S agar menjadi salah satu titik syai sentra baru pengembangan ekonomi masyarakat.

Khusus pasar Blok S, ditinjau dari sudut lokasi sangat strategis. Juga didukung dengan bangunan dan infrastruktur yang terbilang masih baru. Hanya saja dalam perkembangan awal saat ini masih dalam tahap menjajagi segmentasi pasar untuk menemukan komoditas barang apa yang mampu menarik konsumen. Apakah kedepannya pasar Blok S menjadi pasar umum seperti pasar lainnya. Ataukah pasar Blok S akan menjadi semacam pasar “tematik” dengan jenis barang dagangan yang unik dan khas dengan trade mark khusus?

Kedua jenis pasar tersebut tentu saja beda konsep pengembangannya, baik dari sisi pembentukan mindset pedagangnya maupun strategi promosinya. Jika mengacu pada potensi produk lokal sebagai komoditas barang dagangannya, sebenarnya daerah sekitar Blok S mempunyai beberapa potensi unggulan, misalnya kerajinan tangan dari bambu dengan sentralnya di desa Sumurboto, kerajinan genting dan keramik dari desa Balong.

Jenis pasar apa yang akan terbentuk di pasar Blok S bisa saja terbentuk secara alami bergantung mekanisme pasar, yang mampu mendatangkan keuntungan itulah yang akan menjadi pilihan para pedagang. Tetapi dapat pula dilakukan kajian secara periodik, apakah dengan komoditas perdagangan yang ada seperti saat ini sudah mampu secara signifikan meningkatkan keberdayaan secara ekonomi para pedagang di pasar Blok S?

Apapun bentuk pasarnya tujuan akhirnya memang harus mampu meningkatkan pendapatan para pedagang bahkan lebih dari itu bisa memberdayakan pula potensi ekonomi masyarakat sekitarnya. (timkb/Ahmad)

Jika sekarang pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018, siapa yang Anda pilih ? Vote Sekarang !

  • SUDIRMAN - IDA (56%, 250 Votes)
  • GANJAR - YASIN (39%, 177 Votes)
  • NETRAL/TIDAK MEMILIH (5%, 22 Votes)

Total Voters: 449

Loading ... Loading ...

Facebook Comments