HomeNasionalHUT PPNI Ke 44; Kiprah Perawat Blora Bisa Lebih Baik Lagi

HUT PPNI Ke 44; Kiprah Perawat Blora Bisa Lebih Baik Lagi

Nasional News Peristiwa Suara Warga 1 6 likes 1.2K views share

kabarblora.com – Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke 44 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang bertepatan pada tanggal 17 Maret 2018, Ikatan Keluarga Alumni Program Diploma III Keperawatan Blora Ajak Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat.

Tema PPNI: “Gerakan Perawat dalam mendukung praktik keperawatan mandiri” sejalan dengan program pemerintah yaitu Gerakan Masyarakat Sehat, agar perawat bisa ambil peran dalam konteks ikut serta dalam pembangunan kesehatan masyarakat dan tentunya kesejahteraan perawat juga harus diperhatikan pemerintah, slogan yg selama ini di dengungkan oleh organisasi profesi (PPNI) Jateng “Maju bersama, sukses bersama, kerja.. kerja.. kerja” agar benar – benar segera tercapai dan semoga menjadi slogan “Maju Bersama, Sukses Bersama, Sejahtera Bersama”.

Foto Mochamad Jumarno, S. Kep.

Ini yg di harapkan seluruh perawat, bukan hanya kerja.. kerja.. kerja… tapi ujungnya juga harus “Sejahtera Bersama, ini merupakan harapan yang selama ini selalu diperjuangkan teman – teman perawat, tetap yakin usaha sampai”. Ungkap Mochamad Jumarno, S. Kep, Selaku Ketua Ikatan Keluarga Alumni Program Diploma III Keperawatan Blora.

Selain itu, Mochamad Jumarno, S. Kep. juga menambahkan “Masih banyak PR bagi perawat terutama dalam kemampuan “soft skill” pada pasien. Masih banyak keluhan – keluhan tentang pelayanan, tapi itu seharusnya tidak digeneralisir. Dengan hari lahirnya PPNI, semoga semangat – semangat perubahan ke arah yg lebih baik akan terwujud”. imbuhnya.

PPNI merupakan wadah nasional untuk menaungi profesi keperawatan. Seyogyanya, perawat Indonesia harus mampu bersikap profesional. Jangan ada ‘gap’ antar sesama perawat maupun penyedia layanan kesehatan (health care provider –red) yang lain. Dengan menunjukkan profesionalisme dan dedikasi terhadap profesi akan mampu membangun citra perawat sehingga dapat pengakuan dari masyarakat di masa datang.

Lain halnya dengan penyampaian Risqi Kurniasari, Mahasiswi semester IV Prodi DIII Keperawatan Blora, Dalam momentum HUT ke 44 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ,“Aku ingin tenaga kesehatan, khususnya perawat Blora, bisa lebih berkiprah lebih baik lagi di dunia kesehatan,” kata Risqi dihubungi Sabtu (17/3) malam.

Sejarah Singkat Berdirinya Organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Sebelum memasuki tahun 1974, muncul spirit yang sama dari para perintis perawat Indonesia, bahwa tenaga keperawatan harus berada dalam suatu wadah profesi perawat, Meskipun pada masa itu sudah berkembang beberapa perkumpulan yang mewadahi perawat seperti Perkumpulan Kaum Verplegerfster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), dan Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Namun, diatas kepentingan masing-masing organisasi tersebut, muncul kesadaran kolektif yang egaliter untuk mengfungsikan dan menyatukan diri dalam satu wadah organisasi yang saat itu disebut sebagai Persatuan Perawat Nasional.

Penggabungan organisasi perawat tersebut, dilakukan di Ruang Demontration Jl. Prof Eykman Bandung No. 34 Bandung, Jawa Barat, pada 17 Maret 1974. Sejak tanggal tersebut mereka mendeklarasikan bersama terbentuknya PPNI. “Sejak itu PPNI terus bergerak melakukan peran dan fungsinya, baik ke internal maupun eksternal organisasi. Gerakan ke internal PPNI dengan melakukan berbagai upaya menuju peningkatan kompetensi anggota profesi, agar masyarakat mendapatkan pelayanan aman dan efektif.

Gerakan ke eksternal PPNI, diorientasikan pada moderenisasi organisasi melalui perumusan berbagai peraturan organisasi dan advokasi kepada berbagai pihak baik eksekutif, legislatif, dan yudikatif dengan cara mempengaruhi dan melakukan pengawalan kebijakan dan regulasi menuju ke arah peningkatan kesejahteraan perawat dengan kerja keras, kerja cerdas, kesatuan gerak langkah dan arah untuk secara kolektif bersatu untuk mewujudkan. (timkb)

Jika sekarang pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018, siapa yang Anda pilih ? Vote Sekarang !

  • SUDIRMAN - IDA (56%, 250 Votes)
  • GANJAR - YASIN (39%, 177 Votes)
  • NETRAL/TIDAK MEMILIH (5%, 22 Votes)

Total Voters: 449

Loading ... Loading ...
Facebook Comments