HomeJawa TengahKementerian PU Sosialisasi Rencana Tindak Darurat Waduk Greneng Tunjungan

Kementerian PU Sosialisasi Rencana Tindak Darurat Waduk Greneng Tunjungan

Jawa Tengah Wisata dan Budaya 1 1 likes 717 views share

Kabarblora.com – Selasa 10 Oktober 2017, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana menyelenggarakan kegiatan konsultasi sekaligus sosialisasi Rencana Tindak Darurat (RTD) Waduk Greneng Kecamatan Tunjungan.

Acara sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Djoko Nugroho, Wakil Ketua DPRD Blora Abdullah Aminudin, Sekda Bondan Sukarno, Kasi Intel Kejari Blora David Supriyanto, Camat Tunjungan Bambang Dwi Priyono, Forkopimcam dan para Kepala Desa yang wilayahnya berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Greneng yang bertempat di Pendopo Kantor Camat Tunjungan.

Dalam sosialisasi tersebut, Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan SDA, Carya Andi Baskara mengemukakan tujuan dilaksanakannya acara tersebut untuk memberikan panduan kepada warga masyarakat tentang tindakan yang harus dilakukan jika nanti terjadi situasi darurat akibat banjir karena jebolnya waduk.

Ia juga mengungkapkan “Sosialisasi ini bukan berarti saat sekarang sedang terjadi potensi bahaya. Namun hanya untuk memberikan pengetahuan atau kewaspadaan jika sewaktu waktu nanti ada potensi bencana. Sehingga warga sudah tahu apa saja tanda tandanya dan apa yang harus dilakukan guna meminimalisir jumlah korban,” ungkapnya

Bupati Djoko Nugroho berharap seluruh Kepala Desa bisa mengikuti sosialisasi sampai selesai dan menyampaikan apa yang disosialisasikan kepada warga masyarakatnya. Sehingga seluruh warga mengetahui dan memahami apa yang harus dilakukan ketika terjadi situasi darurat.

Ia mengatakan “Pak Kades, Bu Kades, ini acara yang bagus untuk membekali jenengan agar tanggap jika ada potensi bencana. Bukan berarti saat ini akan terjadi bencana. Tolong nanti setelah acara selesai, materi yang didapatkan disampaikan ke semua warganya,” ungkap Bupati.

Selain itu, Bupati juga meminta kepada BBWS Pemali Juwana agar penyaluran air Greneng bisa dilakukan secara berkesinambungan dan teratur agar bisa dimanfaatkan para petani dalam mengolah sawahnya. “Yang saya tahu, beberapa tahun terakhir air waduk Greneng sudah jarang disalurkan untuk irigasi pertanian,” tegasnya.

Sumber : (rsa-Tim Berita Humas dan Protokol Setda Kab.Blora)

Facebook Comments