HomePolitikKritik KAHMI Blora: Koalisi Jangan Bersifat Elitis

Kritik KAHMI Blora: Koalisi Jangan Bersifat Elitis

Politik Suara Warga 0 1 likes 571 views share

kabarblora.com – Dinamika pembentukan koalisi Pilkada Blora mungkin hampir final. Tapi bagi Ulin Nuha, ada yang dilewatkan dalam proses pembentukan koalisi tersebut.

“Partai-partai abai pada rakyat dan konstituennya,” katanya secara lugas kepada kabarblora.com, Kamis (9/7/2020).

“Demokrasi itu basis filosofis dan orientasinya adalah rakyat. Maka koalisi dalam pilkada pun seharusnya memperhatikan rakyat,” sambungnya.

Lebih lanjut mantan aktivis HMI Komisariat Lafran Pane, Malang ini menjelaskan bahwa proses pembentukan koalisi harus memperhatikan aspirasi rakyat dan bukan karena kehendak segelintir elit partai saja.

“Yang saya cermati pembentukan koalisi dan fenomena pecah kongsi lebih bersifat elitis, tidak berbasis pada aspirasi konstituen,” kritiknya lebih lanjut.

“Kalau dinamika koalisinya terkesan elitis seperti ini, saya ragu apakah koalisi dibentuk untuk kepentingan rakyat. Jangan-jangan hanya untuk memenuhi ambisi segelintir elit partai saja,” imbuhnya.

Menurut Ulin, koalisi yang elitis itu bisa berbahaya karena pogram yang akan dibawa bisa jauh dari kepentingan rakyat dan Partai akan semakin berjarak dengan konstituennya.

“Dan awas, konstituen bisa menghukum partai dengan menarik dukungannya dengan tidak memilih partai tersebut,” ucapnya.

Diakhir wawancara, dia mengajak elit-elit partai untuk lebih intens turun ke masyarakat agar visi misi dalam pilkada nanti betul-betul untuk menyejahterakan dan bukan sebatas memunggungi rakyat. (*)

Facebook Comments