HomeNewsLebih Dekat Mengenal Abah Nadjib, Trah Kasultanan Pajang Pendiri Ponpes Al Hikmah Blora

Lebih Dekat Mengenal Abah Nadjib, Trah Kasultanan Pajang Pendiri Ponpes Al Hikmah Blora

News Sejarah Blora 0 2 likes 230 views share

kabarblora.com – Bagi kalangan santri atau murid di Blora, Jawa Tengah, tentu tidak asing dengan Pondok pesantren (Ponpes) Al Hikmah. Siapa sangka, KH Nadjib Suyuthi atau Abah Nadjib pendirinya pesantren tersebut adalah trah Kasultanan Pajang.

Ponpes Al Hikmah Blora

Usut punya usut, Abah Nadjib mendirikan pesantren yang berlokasi di Desa Ngadipurwo, Kecamatan Blora kota itu pada tahun 1988. Apabila dihitung hingga saat ini, pesantren tersebut telah ada 32 tahun lamanya.

Menurut cerita tutur putra pertama pendiri Ponpes Al Hikmah, M.Jauharul Fuadil Habib Nadjib menyampaikan, Abah Nadjib awalnya hanya membuat Mushala dan 3 kamar saja. Dari awal itulah, kata dia, Al Hikmah berkembang hingga saat ini.

Gus Habib sapaan akrabnya mengungkapkan, ayahnya adalah kelahiran Desa Tasik Agung. Sedangkan Nyai Badi’ah (sang ibu) merupakan kelahiran Babak Tulung. “Abah sama ibu bukan asli Blora, Asli Rembang semua, cuman beda Kecamatan,” kata Gus Habib.

Ponpes Al Hikmah Blora kini memiliki beberapa lembaga pendidikan baik agama hingga umum yang menjadi rujukan santri atau murid.

Menurut Gus Habib, semasa hidup, Abahnya suka dengan kajian Hadits seperti kitab Bulughul Marom. “Abah kapundut (wafat) pada malam jumat 7 Juni 2007 (21 Jumadil Awwal),” tuturnya.

Dia juga bercerita cara khas yang ayahnya ajarkan semasa mendekati para santrinya. “Abah itu suka “ngeliwet” (makan ramai-ramai) dengan santrinya,” ungkapnya.

Cara abah Nadjib mendekati santrinya itu terbilang unik. Pasalnya, kata Gus Habib, orang besar sekelas bupati pun saat abah Nadjib masih ada, biasa disuguhi dengan liwetan.

“Yang biasa dulu itu pak Basuki, kakaknya pak Kokok,” kata Gus Habib.

Silsilah Abah Nadjib

Keluarga Abah Nadjib di Ponpes Al Hikmah Blora

Berikut ini silsilah pendiri Pondok Pesantren Al Hikmah yang masih bersambung ke Jaka Tingkir (Sultan Hadiwijaya) yang berhasil kabarblora.com rangkum:

KH Mochammad Nadjib Suyuthi bin KH Suyuthi bin Abdul Aziz bin Baidlowi Joterto bin Kiai Abdul Latif bin Kiai Abdul Barri bin Kiai Abdul Alim bin Kiai Syayid Abdul Rohman (Pangeran Sambu) bin Maulana Ishaq bin Joko Tingkir (Hadiwijaya), (Nyai Joko Tingkir bin Sultan Trenggono bin Abdul Fatah (Sultan Demak), Nyai Fatah binti Sunan Derajat bin Raden Rahmat (Sunan Ampel Surabaya) bin Syech Asmoroqondi.

 

Ahmad Muwafi Nur Hasan, Mahasiswa STAI Khozinatul Ulum Blora

Facebook Comments