HomePeristiwaMeneguhkan Patriot Masa Kini Untuk Melawan Hoax dan Intoleransi

Meneguhkan Patriot Masa Kini Untuk Melawan Hoax dan Intoleransi

Peristiwa Politik Suara Warga 0 0 likes 808 views share

kabarblora.com – (Yogyakarta, 10 November 2018). Peringatan hari Pahlawan adalah penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah berkorban jiwa, raga dan harta untuk kedaulatan Republik Indonesia.

Kondisi Indonesia sekarang menghadapi tantangan disintegrasi yang disebabkan oleh maraknya kabar bohong atau dikenal sebagai hoax yang dirancang secara sistematis untuk mengobarkan kebencian pada kelompok yang berbeda untuk kepentingan tertentu.

Kemajuan teknologi komunikasi tanpa ada kendali etika dan moral, telah menjadi bumerang bagi krisis politik kebangsaan. Integrasi sosial juga semakin rentan dengan maraknya aksi – aksi kekerasan dan intoleransi dari kelompok tertentu karena perbedaan suku, agama dan golongan.

Tak kurang ribuan persekusi terhadap kelompok minoritas terjadi setelah reformasi di Indonesia oleh kelompok – kelompok fundamentalis. Fakta – fakta tersebut diatas menunjukkan adanya perkembangan radikalisme dari kelompok fundamentalis agama tertentu yang mengarah pada gerakan ekstremisme dan terorisme yang menyasar pada kelompok – kelompok yang berbeda.

Pada tahun politik sekarang ini kita menghadapi gerakan – gerakan pasif yang menggunakan data – data palsu ( hoax ) untuk keuntungan politik tertentu, serta gerakan terstruktur dan sistematis. Pemanfaatan agama untuk tujuan politik dengan menggunakan pembenaran – pembenaran klaim agama untuk menyudutkan pihak yang berbeda, sekaligus meningkatnya gesekan-gesekan antar kelompok massa rakyat yang mengarah pada ancaman disintegrasi bangsa.

Pemerintah sebagai penyelenggara negara harus melakukan tindakan yang terukur untuk mengatasi berbagai upaya pemecah belah bangsa yang memanfaatkan informasi dan data yang tidak benar, manipulasi agama, dan ancaman kekerasan fisik lainnya.

Momentum peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2018 ini menjadi ruang untuk menuntut ketegasan Pemerintah Indonesia dalam membangun upaya preventif untuk melindungi persatuan dan kesatuan bangsa dari rongrongan ideologi yang menghalalkan segala cara untuk mengganti dasar negara Pancasila dengan Ideologi lain.

Oleh karena itu, Aliansi Bela Garuda (ABG) sebagai ormas yang memperjuangkan nilai – nilai kebinekaan Indonesia dan Pancasila sebagai dasar konsensus bersama dalam kehidupan bernegara menyatakan sebagai berikut:

  1. Mendorong Pemerintah untuk menetapkan gerakan nasional untuk melawan berbagai aksi intoleransi, hoax dan aksi-aksi kekerasan lainnya.
  2. Mendorong semua pihak untuk mengembangkan daya kritis terhadap upaya manipulasi agama untuk kepentingan politik kekuasaan.
  3. Mendorong generasi muda menjadi pahlawan – pahlawan masa kini dengan mengembangkan prestasi dalam berbagai bidang untuk Indonesia yang merdeka, adil, dan bermartabat.