HomeNewsPagelaran Wayang Kulit dalam Rangka Hari Jadi Blora ke – 268

Pagelaran Wayang Kulit dalam Rangka Hari Jadi Blora ke – 268

News 0 1 likes 890 views share

kabarblora.com –  Pagelaran Wayang Kulit Sigit Aryanto menghibur warga Kecamatan Cepu dengan menyuguhkan lakon Gareng Mantu. Pertunjukan digelar di kawasan terbuka publik Tuk Buntung, Jumat (22/12/2017) malam.

Antusias penonton sangat tinggi, kurang lebih 1500 warga memenuhi jalan raya di sekitaran lokasi. Bukan tanpa alasan, pagelaran wayang kulit selalu menjadi pemuncak acara, melainkan ada beberapa filosofi khusus dibalik pagelaran wayang kulit.

Terlihat Bupati Blora, Forkopimda Blora, Forkopimcam Cepu, Sekda Blora Drs. Bondan Sukarno, MM, Kepala Dindik Drs. Achmad Wardoyo, Kepala Dinkominfo Drs. Sugiyono, komandan Kodim 0721 Blora Letkol Inf Rizadly Syahrazzy Themba, S. Sos, pimpinan OPD serta tokoh masyarakat setempat hadir dalam acara.

Dalam pagelaran ini, Bupati Blora Djoko Nugroho diberi seserahan Tokoh wayang Gareng oleh dalang kondang Sigit  Aryanto.

Bupati Blora menyampaikan pertunjukan wayang kulit ini adalah rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi Kabupaten Blora ke – 268.

Selain itu, kata Bupati, dirinya mohon doa restu akan menikahkan putranya tanggal 30 Desember 2017. “Lakonnya yang ringan-ringan saja. Saya juga mohon doa restu akan mantu,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama,  Bupati menyerahkan bantuan satu unit truk untuk operasional kepada Djoko Sulistyono selaku Camat wilayah Kecamatan Cepu. Seserahan ini disaksikan oleh Forkopimda Blora, Forkopimcam Cepu serta penonton yang menyaksikan pagelaran wayang Kulit Sigit Aryanto.

“Truk ini untuk opersional dan menertibkan Cepu agar bersih dan indah. Sebab, Cepu sudah mulai bagus,  maka mohon dukungan semua. Saya juga mohon ijin, akan banyak menebang pohon, karena sudah tua,” ujarnya.

Disela-sela acara pagelaran wayang kulit ini, terlihat Dinkominfo Blora membagikan stiker kepada penonton bertuliskan himbauan waspada peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai. (TIMKB/Hery Fs)