HomePolitikPenyusunan Rancangan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2018

Penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2018

Politik 0 0 likes 1.8K views share

kabarblora.com – Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) telah selesai disepakati pada hari Selasa (14/11/2017). Selasa (28/11/2017), Bupati dan Sekda telah menyampaikan Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2018 untuk diajukan ke DPRD melalui Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD.

Bupati berharap dengan penyampaian Ranperda APBD 2018 ini segera ditindaklanjuti sebelum nantinya disepakati bersama-sama dan disampaikan kepada Gubernur.

“Menjadi harapan kita semua bahwa proses penyusunan APBD 2018 ini akan dapat diselesaikan sesuai jadwal waktu yang ditentukan. Patut kita syukuri bersama bahwa beberapa tahapan proses penyusunan APBD telah kita selesaikan. Sebagaimana diketahui bersama beberapa waktu yang lalu telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan tentang KUA-PPAS, artinya tahapan proses penyusunan APBD telah memasuki tahap akhir,” ujar Bupati.

Bupati berharap agar Rancangan APBD Kabupaten Blora 2018 ini dapat segera dilakukan pembahasan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sehingga roda perekonomian di Kabupaten Blora dapat dijalankan sebagaimana mestinya dan hasilnya dapat dinikmati semua lapisan masyarakat di Kabupaten Blora.

Ketua DPRD Blora, Ir. H. Bambang Susilo ketika dihubungi mengatakan bahwa pihaknya akan mengupayakan pembahasan Ranperda APBD 2018 secepat mungkin agar bisa segera ditetapkan menjadi Perda.

“Setelah disampaikan kepada dewan, kami akan langsung agendakan untuk membahasnya agar bisa segera selesai,” ucapnya singkat.

Adapun Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2018 adalah sebagai berikut :

  1. Pendapatan Daerah

Rencana pendapatan daerah dalam RAPBD Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp. 2.020.499.639.677,-

Sumber Rencana pendapatan APBD

Pendapatan Asli Daerah                          :               Rp.    191.752.934.000,-

Dana Perimbangan                                 :               Rp. 1.380.931.930.000,-

Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah :               Rp.    447.814.775.677,-

  1. Belanja Daerah

Rencana belanja daerah pada RAPBD Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp. 2.056.656.801.692,-

Terdiri dari:

Belanja tidak langsung      :               Rp. 1.220.234.431.477,-

Belanja Langsung sebesar :               Rp.   836.422.370.215,-

  1. Pembiayaan Daerah

Pembiayaan daerah adalah semua penerimaan yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima kembali baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun-tahun anggaran berikutnya.

Pada Tahun Anggaran 2018 pembiayaan daerah dianggarkan sebagai berikut :

 

Penerimaan Pembiayaan

Rencana penerimaan pembiayaan yang dianggarkan dalam RAPBD Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp. 40.157.162.015,-, yang besarannya sama dengan Sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya (SiLPA)

 

Pengeluaran Pembiayaan

Rancangan pengeluaran pembiayaan yang dianggarkan dalam PPAS Tahun 2018 sebesar Rp. 4.000.000.000,-

Dari perhitungan tersebut diatas terlihat bahwa struktur anggaran dalam RAPBD Tahun Anggaran 2018 mengalami defisit sebesar Rp. 36.157.162.015,-. Defisit ini dapat ditutup dari pembiayaan netto sebesar Rp. 36.157.162.015,-, sehingga secara riil pada RAPBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2018 memiliki Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) sebesar Rp.0,- (nol rupiah).

Dengan demikian RAPBD Kabupaten Blora tidak mengalami defisit riil, sehingga tidak perlu menutup defisit tersebut dari sumber pembiayaan lain. (rsa-Tim Berita Humas dan Protokol Setda Kab.Blora)