HomeNewsPilkada Serentak Jatim 2020, LMND Jatim Serukan Damai dan Hindari Politik SARA

Pilkada Serentak Jatim 2020, LMND Jatim Serukan Damai dan Hindari Politik SARA

News 0 0 likes 84 views share

kabarblora.com, Jawa Timur – Liga Mahasiswa Untuk Demokrasi (LMND) Wilayah Jawa Timur sangat berharap pelaksanaan Pilkada serentak di Jawa Timur tahun 2020 bebas dari Politik Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA). Sebab penggunaan isu SARA pada Pemilu atau Pilkada selain akan berdampak buruk pada terbelahnya masyarakat juga dapat menurunkan kualitas kehidupan demokrasi.

M Ari Wahyudi, ketua LMND menjelaskan bahwa pengalaman Pilkada di DKI Jakarta beberapa tahun lalu bisa dijadikan pelajaran bagi semua agar tidak menjadikan isu SARA sebagai bumbu politik. Pilkada DKI yang menyabot perhatian nasional bahkan internasional karena kegaduhannya menjadi pelajaran bagi kita Jawa Timur untuk tidak latah atau terpengaruh.

“Insyaallah masyarakat Jatim adalah masyarakat yang berkasadaran maju dan tidak gampang terseret politik murahan bernama SARA” kata Ari.

Dalam pandangannya, LMND Wilayah Jawa Timur berpendapat Pilkada serentak di Jawa Timur selain harus berjalan aman dan kondusif juga mesti dimanfaatkan untuk memenangkan Pancasila.

“Pilkada serentak di Jatim juga sebagai media seleksi untuk melahirkan pemimpin yang bisa menyatukan rakyat dan mensejahterakan rakyat” Kata Ari Wahyudi Ketua LMND Jawa Timur.

“Pancasila merupakan dasar dan filosofi bangsa Indonesia yang dapat menjadi pemersatu” Imbuhnya.

Sebagaimana di ketahui ada 19 kabupaten/kota di Provinsi Jatim yang akan menggelar pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak 2020. 19 kabupaten/kota di Jatim yang menggelar Pilkada Serentak 2020 yakni : Sumenep, Trenggalek, Surabaya, Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Ngawi, Kabupaten Mojokerto, Kota Pasuruan, Tuban. Kemudian Lamongan, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Jember, Situbondo, Gresik, dan Kabupaten Kediri. (*)

Facebook Comments