HomeNewsPungli atau Kenang –  Kenangan! Beredar Surat Edaran Pembelian Komputer SDN 2 Mulyorejo Blora

Pungli atau Kenang –  Kenangan! Beredar Surat Edaran Pembelian Komputer SDN 2 Mulyorejo Blora

News Suara Warga 0 2 likes 3.3K views share

kabarblora.com – Lembaran surat yang ditanda tangani kepala sekolah dan komite sekolah SDN 2 MULYOREJO yang beralamat Jl. Randublatung KM. 03 Jawa Tengah di sharekan 18 Mei 2018, Pukul 23.10 oleh akun media sosial facebook atas nama “Singgih Hartono”.

Kritikan atas surat tersebut, ditujukan jelas “kepada Yth. Bp. Kadinas / Sekretaris Dinas Pendidikan Kab. Blora. Mohon kasus permintaan sumbangan kepada Ortu siswa di beberapa SDN untuk kenang2an atas lulusan ujian mereka dapat segera ditindak lanjuti dan diproses sesuai dengan ketentuan aturan perundang’undangan yg berlaku. Tks.atas perhatian dan kerjasamanya.
Singgih Hartono. Sek Wan Dik Kab. Blora.” Tulisnya di akun Media Sosial Facebook.

Dalam KOP surat tertulis ”PENGURUS KOMITE SEKOLAH SDN 2 MULYOREJO. Alamat Jl. Randublatung KM. 03 JAWA TENGAH.
Nomor : 421.5/55/V/2018
Hal : Pemberitahuan

Kepada Yth. Bapak/Ibu Wali Murid Kelas VI di Tempat.

Dengan Hormat,
Dengan ini memberitahukan bahwa untuk menindaklanjuti pembelian kenang-kenangan hasil rapat pada 12 Mei 2018. Setelah melakukan survey ke beberapa tempat harga 1 set komputer yang paling terendah seharga Rp. 3.100.000,- di bagi 20 Wali murid sebesar Rp. 170.000 X 20 = Rp. 3400.000,- . Kelebihan 300.000 untuk lain-lain. Pembayaran dapat langsung dibayar ke bu Diyan (Suntoro) atau Pak Subiyanto.
Pembayaran paling lambat 1 Juni 2018.

Demikian Pemberitahuan ini kami buat, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

Mulyorejo, 14 Mei 2018
Mengetahui :
Kepala Sekolah                      Ketua Komite

(tanda tangan)                    (tanda tangan)
SUPRAYITNO,S.Pd                TARMUJI
NIP.19621006 198304 1 001

Akun milik Singgih hartonopun mengundang banyak komentar masukan-masukan untuk baiknya dunia pendidikan di Kabupaten Blora. dan ada juga beberapa kritikan dan komentar pedas yang dilontarkan ke Akun Media Sosial Facebook “Singgih Hartono”.

Beberapa netizen menyampaikan beberapa hal terkait peristiwa tersebut. Misalnya komentar ditulis, ..Kok masih ada ya mbah,(orang kayak itu) apa nggak malu. (Akun Facebook atas nama “Ari Yanto”)….. Ikut prihatin…mungkin ketidaktauanya KS n Komite tentang definisi pungli.
Setuju untuk dikembalikan. (Akun Facebook atas nama “Pak Darwanto”)….klo  di rembuk  di  FB  nganti  7 dino  7 benggi  pasti  gk  akan  selesai  ini…ujung2  y  pd  udur-uduran..

klo  menurut  aku  lbih  baik  di  musyawarah  dg  tatap  muka .
klo di bahas  di medsos  ujung2  y  pasti  terjadi  saling  udur2an. (Facebook Atas nama “BAYU WONG”)

Dalam komentar di akun media sosial Facebook “Singgih hartono”, adapula yang menanggapi dengan tulisan berupa kritikan yang ujungnya akun singgih hartono yang selaku Sekretaris Dewan Pendidikan malahan mendapat kecaman dari beberapa pengguna media sosial lainnya. Misalnya : …. Tapi dikit2 guru yg disalahkan… Hmm… Nggak main blass… Padahal isi surat itu utk pembelian kenangan utk sekolh,  bkn utk guru… (Akun Media Sosial Facebook Atas nama “Joko Umbaran”).

…. Sodaraku bpk, ibu guru jngan dengar singgih hartono jalan terus,biarkan anjing menggonggong kafilah tetap berlalu, (Akun Media Sosial Facebook Atas nama “Insyaf Musyafa”)

Dari beberapa pengguna media sosial, adapula yang memberikan bentuk isi komentar undangan ke beberapa pengguna media sosial facebook,….. Kepala sekolah, guru, komite sekolah, orang tua murid, manfaatkan medsos ini beri,komentar, tanggapan,argumen agar bisa seimbang beritanya.(Facebook Atas Nama “Pak Darwanto”).

Beredar surat edaran pembelian komputer Sekolah SDN 2 Mulyorejo, mungkin komite sekolah dapat mendirikan sebuah badan hukum baik yang bersifat karitatif maupun ekonomi untuk menyerap potensi-potensi kedermawanan masyarakat di sekitar sekolah.

Solusi permanen untuk menjembatani keterbatasan kemampuan daerah menjadi penting seiring dengan keinginan mulia demi majunya dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Blora bukan hanya sebatas memberikan kritikan tanpa berfikir dan melaksanakan suatu solusi. (timkb)

Facebook Comments