HomeNewsUpaya Pesantren Mencegah Wabah Corona Menyebar di Blora, KBM Diliburkan

Upaya Pesantren Mencegah Wabah Corona Menyebar di Blora, KBM Diliburkan

News Pendidikan 0 0 likes 1K views share

kabarblora.com – Untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) meluas, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Khozinatul Ulum Blora, KH Muharror Ali memutuskan seluruh kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah umum Paud, MI, MTs, MA, hingga STAI diliburkan. Peserta didik diintruksikan untuk belajar di rumah masing-masing.

“KBM di pondok diliburkan mulai 16 Maret, hingga 30 Maret 2020. Selama 14 hari,” kata putera KH Muharror Ali, Ahmad Labib Hilmy kepada kabarblora.com, Senin (16/3/2020) malam di Ponpes setempat.

Pengasuh Ponpes Khozinatul Ulum Blora, KH Muharror Ali mengintruksikan KBM dilingkungan pesantren setempat diliburkan selama 14 hari (foto: istimewa)

Gus Labib menjelaskan, keputusan meliburkan semua aktivitas KBM itu setelah adanya rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.

Selama KBM diliburkan 14 hari tersebut, untuk sementara para santri tidak boleh dijenguk pihak orang tua, maupun pihak kerabatnya.

Menurut putera pengasuh Ponpes terbesar di Kabupaten Blora ini, santri juga tidak diperkenankan pulang ketika diliburkan.

“Mulai hari ini pesantren menyediakan Sanitizer di setiap tempat. Siapapun yang datang ke pesantren harus melakukan termogan dan cuci tangan terlebih dahulu,” katanya.

Gus Labib juga mengungkapkan, apabila ada tamu yang berkunjung (sowan) bertemu dengan pengasuh diwajibkan melakukan hal demikian pula.

“Selama 14 hari kedepan, akses keluar pondok dibatasi. Tidak melakukan perkumpulan yang melibatkan pihak luar dan tidak boleh para santri aktivitas di luar pesantren,” pungkasnya.

Senada dengan Ponpes Khozinatul Ulum Blora, KBM di lembaga Pondok Pesantren Al Hikmah Blora juga meliburkan para peserta didiknya. Hal itu terungkap saat kabarblora.com menghubungi M. Jauharul Fuadil Habib Nadjib, yang tidak lain adalah putra pertama pengasuh pesantren setempat yaitu almarhum KH Nadjib Suyuthi

“Untuk lembaga dibawah naungan pesantren Alhikmah semua sudah diliburkan. Untuk aktivitas pondoknya masih dirapatkan,” kata Gus Habib, sapaan akrab M. Jauharul Fuadil Habib Nadjib.

Gus Habib menyampaikan, aktivitas pondok masih seperti biasa melakukan KBM.  Keputusan libur atau tidaknya secara keseluruhan, kata dia, nunggu dewan guru, sesepuh pondok, serta Ibu Nyai (ibu Gus Habib) sudah ada.

“Keputusan libur atau tidaknya, mungkin besuk baru bisa menentukan,” Ucap Gus Habib.

Facebook Comments