HomeNewsHujan Deras, Koramil Jepon Bersinergi Bersihkan Masjid Setempat

Hujan Deras, Koramil Jepon Bersinergi Bersihkan Masjid Setempat

News Peristiwa 0 1 likes 784 views share

kabarblora.com – TNI Koramil 02/Jepon dan personil Polsek Jepon bersinergi bersama masyarakat guna bersih-bersih Masjid Jami’ Darul Salam, di Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, yang tergenang air akibat hujan deras kemarin malam, pada Jumat 30 November 2018 turun ke lapangan langsung.

Sekedar diketahui, lantaran masih dalam taraf renovasi, akibat guyuran hujan deras Kamis malam membuat sebagian ruangan masjid tergenang air. Dengan kondisi masjid tersebut yang akan digunakan untuk melaksanakan sholat Jum’at, personil jajaran Koramil Jepon bersinergi dengan personil Polsek setempat melakukan kerja bhakti, membantu warga masyarakat untuk membersihkan agar pada waktu sholat dalam keadaan nyaman.

Karya Bhakti yang dilakukan oleh jajaran Koramil Jepon tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 02/Jepon, Kapten Inf Sukemi. ”Kebetulan saat ini Koramil kami sedang menggelar sejumlah bhakti sosial dalam rangka Hari Juang Kartika ke-73, melihat kondisi yang mendesak di masjid Jami’ Darul Salam, saya kerahkan anggota bersinergi dengan personil Polsek memberisihkan area masjid yang akan digunakan untuk sholat Jum’at”.

Baca Juga: TMMD Sengkuyung III Kodim Blora Ditutup, Warga Langsung Nikmati Jalan Makadam

Disela-sela kerja bhakti Danramil Jepon mengemukakan, pengerahan personil Koramil untuk ikut bersih-bersih sarana ibadah tersebut sebagai wujud cinta TNI terhadap warga. Peduli dengan situasi lingkungan, ”Dalam segala kondisi jajaran TNI ingin selalu berada ditengah-tengah masyarakat. Semua ini untuk menjaga komunikasi dan meningkatkan hubungan harmonis antara TNI dengan rakyat,” beber Kapten Inf. Sukemi.

Masjid Jami’ Darul Salam direnovasi dan awal pemugaran dilakukan 18 Agustus 2018 lalu. Renovasi masjid saat ini sudah menghabiskan dana sekitar Rp 300 Juta, sementara sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disusun panitia, renovasi diperkirakan membutuhkan anggaran Rp 1,650 Milliar.

Menurut Ketua Yayasan yang menangani pembongkaran masjid tersebut, Ustad Nur Faizin, hingga saat ini kekurangan anggaran renovasi dan masih dalam taraf penggalian.

”Yang penting kita niat untuk memugar masjid, harapannya warga dan donatur bisa menyisihkan sebagian dana untuk dapat membantu penyelesaian renovasi masjid Jami’ Darul Salam,” ungkap Nur Faizin. (*)

Facebook Comments