HomeCerpenKeirian Mahkluk Tuhan kepada Manusia

Keirian Mahkluk Tuhan kepada Manusia

Cerpen 0 0 likes 607 views share

“Kenapa harus manusia?”, pertanyaan ini menempati tranding topik yang menjadi gunjingan para makhluk tuhan lainnya yang terkumpul dalam Asosiasi Makhluk Bukan Manusia. jika kita flash back lagi jauh ke belakang ketika awal mula di ciptakan manusia membuat iblis iri, kenapa harus dia yang menempati surga. Padahal jelas-jelas iblis adalah makhluk yang lebih senior dari pada Nabi Adam. Dan bahkan sangking taatnya Iblis bahkan mau di usir dari surga dan membuat iblis harus berjanji kalau dia akan menggoda manusia di dunia sebanyak-banyak. untuk membantu tuhan melakukan proses screenning hingga mendapatkan manusia-manusia yang pantas menempati surga bersamanya nanti ketika proses kehidupan di dunia telah usai.

Dan bahkan tidak hanya Iblis saja yang dari akhirat. bahkan di dunia, tumbuhan pun sibuk membicarakannya, karena keserakahannya membuat mereka kehilangan saudara-saudaranya pula. Mereka bahkan kehilangan komunitasnya yang besar yang lambat laun makin menyempit, hingga membuat kerja mereka yang masih hidup makin besar, karena harus menahan beban keseimbangan di udara untuk kehidupan di bumi agar makhluk-makhluk lain yang membutuhkan mereka masih bisa bertahan. Bahkan termasuk kepada manusia pun mereka harus rela untuk tidak memberontak.bahkan mungkin bagi pohon-pohon ataupun tanaman lain merasa biarlah mereka mati agar kehidupannya di dunia segera usai. Dan mereka tidak perlu lagi makan hati melihat teman dan saudara-saudara mereka di mutilasi oleh manusia yang menjadi korban keserakahan akan dunia.

Tak kalah di dunia tumbuhan para hewan pun sedang menyusun siasat untuk membuat perlawanan kepada manusia, setelah aspirasi mereka kepada tuhan terpaksa tidak bisa di terima karena keputusan sepihaknya yang bersifat mutlak.dan menjadi kepatuhan juga di dunia hewan. Mereka tidak berani melayangkan protes yang berlebih karena memang mereka selalu sendiko dawuh terhadap kehendaknya. Dengan rasa terpaksa mereka harus tetap melaksanakan tugasnya. Bagaimana tidak, selain keserakahan manusia kepada hutan yang membuat mereka kehilangan rumah pun juga kehilangan mata penghidupan mereka. Tak jarang mereka bahkan harus mati dengan isi perut yang lebih sering kosong, karena susahnya untuk mendapatkan makanan. Bahkan sesekali mereka membuat aksi sedikit brutal dengan menyerang pemukiman manusia karena mencari makan dan mungkin sudah sangking geramnya melihat perlakuan manusia, belum lagi mereka harus terpaksa melihat kekejaman manusia menyiksa saudara-saudara mereka yang karena tertangkap katika mencari makan di sekitar pemukiman yang berdekatan dengan wilayah yang di klaim sebagai hak manusia.

Berbeda dengan tumbuhan dan hewan yang yang menjadi korban manusia secara langsung karena menjadi kebutuhan primer penunjang kehidupan manusia. Tanah, air, dan udara pun juga menjadi korban, yang juga muncul karena efek Domino persinggungan antara manusia dan alam. Keserakan manusia akan energi dengan melukai tanah yang membuatnya harus rela untuk kesakitan karen di lubangi di hampir seluruh wilayah penjuru bumi ini. Ada banyak jejak mereka yang dengan sengaja membut getaran-getaran karena bom yang membuat kulit nereka rusak secara berlebih, sehingga air pun menjadi banyak tercemar karena dan tidak ada tempat untuk bersembunyi dari kekejaman manusia di dunia permukaan. Dan di laut mereka pun harus makin berdesak-desakan karena jumlah yang semakin bertambah, dimana karst dan tanah yang menjadi tempat mereka sembunyi dan bahkan daratan es yang menjadi gudang penampungan mereka makin rusak dan membuat jumlah penghuni lautan makin berjubel dan dengan terpaksa berlarian ke permukaan untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka akan rumah.

Berbeda dengan makhluk alam dunia di akhirat senyuman para malaikat yang melihat tingkah konyol manusia yang sering mempermainkan sesamanya dengan kata-kata bohong dan tipuan-tipuan yang membuat malaikat tersenyum tersipu karena kelakuan manusia. Atau bahkan tawaan-tawaan iblis yang kegirangan karena makin mudahnya menjerumuskan manusia ke dalam neraka dan membuat tempat tinggalnya di surga semakin lega karena tak banyak manusia yang ikut bersamanya ke surga. Tak ketinggalan jin pun ikut tergelitik karena bisa sedikit banyak bermain dengan manusia bahkan ada yang sampai memuja-mujanya yang semoga tidak menuhankannya.

kebingunganpun  terjadi di mana-mana di dunia dan di alam akhirat. Manusia selalu menempati podium tertinggi sebagai bahan yang menjadi pergunjingan para makhluk ciptaannya yang lain. Bagaimana tidak, manusia yang di bekali dengan kelebihan akal tetapi dengan segala keserakahannya tetap di jadikan makhluk kesayangan Tuhan. Bahkan dengan kelebihannya itu membuat mereka bisa bebas berfikir menentukan siapa Tuhan yang harus di sembah dan masih banyak kebingungan berfikir oleh para makhluk Tuhan lainnya, selain manusia. Kenapa harus manusia? Apa sih kelebihan manusia itu?

 Apa yang membuat mereka begitu spesial dihadapanmu Tuhanku?

Apakah engkau tidak mau di sembah oleh makhlukmu yang itu?

Apakah engkau tidak perlu, ingin di puja-puja oleh makhluk yang di sebut manusia itu?

 lalu kenapa? kenapa mereka engkau beri akal?

Akal yang justru membuat mereka melupakan mencampakkan bahkan mempoligami atau bahkan ber Gami-gami lainnya?

Apa yang membuatmu begitu sayang kepada makhluk yang disebut manusia itu?

Dan akhirnya pertanyaan keluh kesah aspirasi para makhluk selain manusia menutupi kumpulan pertanyaan pertanyaan malam ini.

Facebook Comments