HomeNewsPenutupan TMMD, Dandim 0721/Blora Menyampaikan Laporan Kegiatan Kepada Masyarakat

Penutupan TMMD, Dandim 0721/Blora Menyampaikan Laporan Kegiatan Kepada Masyarakat

News 0 0 likes 851 views share

Di saksikan Kapolres, Wakil Bupati H. Arief Rohman, Forkopimda Kab. Blora dan segenap yang hadir dalam acara penutupan TMMD, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos secara simbolis melaksanakan pemukulan kentongan (Foto : Pendim 0721/Blora)

kabarblora.com – Dandim Blora Letkol Inf. Susilo, S.Sos. memimpin upacara penutupan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2017 di Desa Gersi, Kecamatan Jepon, Kamis (24/10). Upacara penutupan dipusatkan di lapangan Desa Gedangdowo, Kecamatan Jepon

Upacara penutupan TMMD ini dihadiri oleh Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman, M. Si, Ketua DPRD Blora Ir.Bambang Susilo dan Forkopimda untuk menandatangani naskah serah terima.

Bertindak sebagai Komandan Upacara Danramil 13/Kunduran Kapten Czi Sundiro dengan peserta upacara Regu Korsik, Dua peleton Pasukan Kodim 0721/Blora, satu Peleton Pasukan Polres Blora, satpol PP Blora, Polhut Blora, Banser, Mahasiswa Poltekkes dan siswa siswi Sekolah wilayah Kecamatan Jepon.

Irup Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos secara simbolis menyerahkan alat peralatan kerja serta melaksanakan pemukulan kentongan yang di dampingi unsur Forkopimda Kab. Blora sebagai tanda ditutupnya kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2017.

Kemudian dilanjutkan penandatanganan naskah serah terima, oleh Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos dan Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman disaksikan unsur Forkopimda Blora.

Pada kesempatan itu Dandim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Mulyono. Yang bertemakan” Percepatan Pembangunan Meningkatkan Kemandirian Pangan Dan Kesejahteraan Masyarakat”.

Kapolres Blora secara simbolisan melakukan penanaman pohon (Foto: Pendim 0721/Blora)

Dalam amanat itu antara lain disampaikan selama satu bulan lamanya sejak 27 September 2017. Dalam pelaksanaan kegiatan, para prajurit TNI, anggota Polri, pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat, telah bekerja keras dengan penuh kebersamaan, dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD Reguler ke 100 tahun 2017.

Kebersamaan tersebut merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa pada masa sekarang ini, termasuk membantu Pemda mempercepat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara.

“Oleh karena itu pada kesempatan yang sangat baik ini, sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dan selaku Penggung jawab Operasional TMMD, saya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu secara moril dan materiil sehingga kegiatan TMMD ke-100 ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar,” kata Dandim Blora membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Mulyono.

Lebih lanjut disampaikan, dengan berakhirnya pelaksanaan TMMD ini, bila terdapat tutur kata dan tingkah laku para prajurit saya, yang tidak berkenan di hati masyarakat, baik sengaja maupun tidak sengaja selama berinteraksi, selaku Penanggung jawab Operasi TMMD menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Sebagai acara tambahan dilakukan tanam oleh Forkopimda Kabupaten Blora di sekitar lapangan upacara, kemudian pembagian sembako kepada warga lansia dan penghargaan kepada kepala desa Ketuwan, Muhtar. Selain itu juga disuguhkan hiburan seni barongan kreasi dari siswa SMAN 1 Jepon.

Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos beserta rombongan juga melaksanakan peninjauan lokasi TMMD. Dandim melakukan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya jalan transportasi masyarakat serta penanaman bibit pohon kelapa dan buah di sekitar waduk penampungan air.

Hadir dalam upacara Forkopimcam se Kabupaten Blora, Kades se Kecamatan Jepon, Toga Tomas serta tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan kegiatan dimulai tanggal 27 September 2017 sampai dengan 26 Oktober 2017. Kegiatan fisik yang dilaksanakan yaitu pembuatan jalan makadam, terdiri Ruas I, panjang 900 meter dan lebar 2,5 meter (100%). Ruas II, panjang 300 meter dan lebar 2,5 meter(100%).

Kemudian, pembuatan talud I, panjang 150 meter dan tinggi 1 meter (KA/KI) (100%). Talud II, panjang 100 meter dan tinggi 1 meter (KA/KI) (100%).

Sedangkan kegiatan non fisik yaitu penyuluhan kependudukan dan kesehatan, penyuluhan pendidikan, penyuluhan bela negara, penyuluhan kerukunan umat beragama, penyuluhan kamtibmas dan terorisme, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan kesehatan lingkungan, penyuluhan kehutanan dan lingkungan hidup, serta penyuluhan ketrampilan. (Hery Fs /TIMKB)

Facebook Comments