HomePeristiwaPKB ritual malam Sebelum ke KPUD Kabupaten Blora

PKB ritual malam Sebelum ke KPUD Kabupaten Blora

Peristiwa Politik 1 2 likes 1.1K views share

Ketua DPC PKB H. Abdul Hakim diapit Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman bersama pengurus PKB Muhammad Muhklisin dan H. Labib Hilmi menyerahkan Berkas Pendaftaran ke Ketua KPUD BLORA “Arifin”

Kabarblora.com – Dewan Perwakilan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blora datang ke KPU bersama rombongan larut malam, Senin 16 Oktober 2017, pukul 23.00 WIB. Kehadiran DPC PKB ini untuk menyerahkan berkas pendaftaran verifikasi tersebut 1 jam menjelang penutupan.

Hal tersebut di ungkapkan H. Abdul Hakim selaku Ketua DPC PKB Kabupaten Blora, “Partai PKB mendaftarkan diri ke KPU jam 23.00 WIB karena DPP menganjurkan daftar yang terakhir, dan sebelum berangkat ke KPU, PKB mengadakan ritual/ziarah terlebih dahulu ke Makam Sunan Pojok (Syaikhuna Abdurrohim). Harapannya semoga pemilu lancar dan PKB bisa bertambah kursi DPRD di Kabupaten Blora, di provinsi, di RI. Ia juga mengungkapkan sampai dengan pukul 22.oo WIB PKB tidak kekurangan berkas, berkasnya sudah semua, cuman penataannya sekitar pukul 22.30 WIB.

Baca Juga: Makam Sunan Pojok Blora Siap Diresmikan

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora, Muhammad Hamdun, mengatakan ketentuan surat terakhir KPU seandainya ada KTA dan KTP tidak sesuai SIPOL (Sistem Informasi Partai Politik) tetapi jumlahnya sudah memenuhi batas minimal itu bisa diterima, batas minimalnya untuk PKB 893, SIPOL nya PKB 1083, PKB nyetornya hardcopy daftar anggota 1083, KTA nya 991, KTP nya 1019. KTP dan KTA sudah memenuhi batas minimal 893.

Partai PKB berikan kesempatan 1 X 24 jam sejak pukul 24.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB hari ini untuk melengkapi menjadi 1083. Apabila tidak memenuhi menjadi 1083, maka itulah yang akan dianggap sebagai penyerahan daftar keanggotan dari partai PKB ke KPU.

Muhammad Hamdun juga mengatakan, Pada saat verifikasi sudah tidak bicara pendaftaran, KPU akan melakukan proses penelitian nama KTA dan KTP. Proses ini bisa berpengaruh terhadap berkurangnya jumlah daftar keanggotaan, karena ada kemungkinan terjadi kesamaan nama, baik di internal maupun eksternal dengan partai politik lain.  Jika partai politik tidak memenuhi syarat tersebut, maka akan terjadi pengurangan jumlah daftar anggota.

Facebook Comments